MA Putri Ma’arif Ponorogo Rayakan Semangat Sumpah Pemuda dengan Pelatihan Batik Shibori: Dari Kreativitas Menjadi Identitas Sekolah

Ponorogo (28/10/2025)– Dalam momentum penuh makna Hari Sumpah Pemuda 2025, MA Putri Ma’arif Ponorogo menyalakan semangat inovasi dan kemandirian siswi melalui kegiatan pelatihan membatik Shibori. Kegiatan ini menghadirkan dua pembatik profesional asal Yogyakarta, Bu Amin Nur Janah dan Bu Munjiah, yang dengan sabar membimbing para siswi menciptakan karya batik penuh warna dan makna.

Pelatihan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini bukan sekadar ajang keterampilan tangan, tetapi juga sarana menumbuhkan jiwa kreatif dan mandiri di kalangan generasi muda. Dengan semangat kolaboratif, para siswi terlihat antusias memadukan warna dan pola, menghasilkan motif Shibori yang unik, modern, dan bernilai seni tinggi.

Yang membuat kegiatan ini semakin istimewa, hasil karya batik dari tangan para siswi akan dijadikan bahan seragam sekolah mereka sendiri. Hal ini menjadi simbol nyata bahwa setiap karya lahir dari semangat, keringat, dan kreativitas mereka  sekaligus menjadi bentuk kebanggaan tersendiri karena mengenakan hasil karya pribadi.

Kepala MA Putri Ma’arif Ponorogo dalam sambutannya menyampaikan, “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai bahwa semangat Sumpah Pemuda harus dihidupkan dalam tindakan nyata — berkarya, berinovasi, dan berkontribusi. Seragam Shibori ini bukan sekadar pakaian, tetapi simbol kemandirian dan kebanggaan siswi madrasah.”

Dengan demikian, pelatihan ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, produktif, dan berkarakter — menjadikan Sumpah Pemuda bukan hanya seremonial tahunan, tetapi napas perjuangan di setiap karya dan langkah mereka.


🪶 Deskripsi Meta:

Berita Terkait